Pemerintah Kota Banjarbaru terus bergerak aktif dan gencar untuk mewujudkan Kota Banjarbaru sebagai Kota Ekonomi Kreatif.

Hal tersebut didukung dengan adanya penandatangan MoU di bidang perindustrian UMKM antara Pemerintah Kota Banjarbaru dengan Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) Indonesia, yang berlangsung di Bali beberapa waktu lalu.

Kemudian, salah satu bentuk tindak lanjut MoU tersebut yaitu dengan mengadakan Diskusi Kelompok Terpumpun (DKT) Integritas Pengembangan Ekonomi Kreatif di Kota Banjarbaru bersama BEKRAF Indonesia, di Hotel Grand Dafam Banjarbaru, Kamis pagi (22/11).
Diskusi ini mengundang Direktur Hubungan Antar Lembaga Dalam Negeri BEKRAF Indonesia Hassan Abud SH MAP, Staff Ahli Menteri Koordinator Kemaritiman Bidang Ekonomi Maritim Dr Ir Sugeng Santoso MT, serta Walikota dan Wakil Walikota Banjarbaru.

Walikota Banjarbaru H Nadjmi Adhani mengatakan, jalinan kerjasama dengan BEKRAF Indonesia ini merupakan suatu peluang yang sangat besar dan terbuka bagi UMKM di Kota Banjarbaru. Sehingga kata Nadjmi Adhani, hasil-hasil produk unggulan tradisional Kota Banjarbaru mampu bersaing dan menjadi aset bagi Kota Banjarbaru untuk Go International.

”Narasumber yang hadir di sini adalah orang-orang yang berkompeten menyusun road maps, peta rencana untuk aksi mewujudkan Kota Banjarbaru sebagai kota berbasis industri ekonomi kreatif,” ungkap Nadjmi Adhani.

Info selengkapnya: <a href=”https://www.redaksi8.com/2018/11/22/wah-kota-banjarbaru-bakal-jadi-kota-berbasis-ekonomi-kreatif/”>https://www.redaksi8.com/2018/11/22/wah-kota-banjarbaru-bakal-jadi-kota-berbasis-ekonomi-kreatif/</a>